Tampilkan postingan dengan label Tugas E-Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas E-Bisnis. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Februari 2012

Paradigma dan Revolusi Teknologi

1. Dengan adanya perubahan paradigm dan revolusi teknologi ini ada beberapa hal yang sangat membantu dalam berbagai masalah yaitu : • Dari sisi komunikasi, Sebelum adanya teknologi yang menghubungkan kita dengan yang lainnya begitu sulitnya untuk memberikan berita rekan atau keluarga yang berjauhan bahkan dekatpun membutuhkan waktu untuk menyampaikan informasi, namun setelah adanya revolusi teknologi penyampaian informasi atau berita bisa dalam seketika tersalurkan apakah itu melaui komunikasi suara, data, gambar, dll. Sehingga tidak membutuhkan lagi kurir pengantar berita atau penyampai informasi. • Dari sisi Pendidikan, jauh sebeluh adanya teknologi untuk mendapatkan bahan bacaan membutuhkan berhari-hari atau bahkan minggu atau tahun baru kita bisa mendapatkan informasi yang terjadi di suatu daerah atau Negara, dimana informasi itu adalah bagian dari perkembangan pendidikan untuk mengikuti zaman. Tapi dengan adanya teknologi sekarang ini kebutuhan informasi sangatlah mudah didapatkan dengan biaya yang lumayan murah meskipun ada yang berbayar. Siswa, Mahasiswa, bahkan para guru dan Dosen, pejabat pemerintahan semuanya bergantung pada layanan teknologi untuk update berita yang dibutuhkan dalam menambah pengetahuan mereka. • Dari sisi Bisnis, hubungan antara parnert bisnis tidak memiliki jarak lagi dalam menukarkan informasi atau bertransaksi antara satu dengan lainnya. Semua bentuk transaksi komersial yang menyangkut organisasi dan individu yang didasarkan pada pemrosesan dan transmisi data yang di digitalisasikan, termasuk teks, suara dan gambar. Perdagangan melalui jaringan elektronik sebagai penggunaan komputer untuk memudahkan semua operasi perusahaan. Banyak operasi itu bersifat internal ; dilakukan dalam perusahaan oleh bidang fungsional keuangan, manufaktur, pemasaran, SDM dan jasa informasi. Dengan teknologi pula inilah semua jenis transaksi tidak lagi mebutuhkan waktu lama dalam mendapatkan kesepakatan walau berjarak bahkan tidak pernah bertatap mukapun kita dapat melakukan transaksi, cukup dengan membangun saling kepercayaan antara satu dengan lainnya.

Minggu, 05 Februari 2012

Time Value of Money dan Tingkat Suku Bunga

Bahwa setiap individu berpendapat bahwa nilai uang saat ini lebih berharga daripada nanti. Sejumlah uang yang akan diterima dari hasil investasi pada akhir tahun, kalau kita memperhatikan nilai waktu uang, maka nilainya akan lebih rendah pada akhir tahun depan. Jika kita tidak memperhatikan nilai waktu dari uang, maka uang yang akan kita terima pada akhir tahun depan adalah sama nilainya yang kita miliki sekarang. Contoh 1 : Uang sekarang Rp 30.000,- nilainya akan sama dengan Rp 30.000 pada akhir tahun  kalau kita tidak memperhatikan nilai waktu unag, maka nilai uang sekarang adalah lebih tingi dari pada uang yang akan kita terima pada akhir tahun depan. Contoh 2 : Uang sekarang Rp 30.000,- nilainya lebih tinggi daripada Rp 30.000 pada akhir tahun depan, kenapa : 1. Karena kalau kita memiliki uang Rp 30.000 sekarang dapat disimpan di Bank dengan mendapatkan bunga misal 10 % / tahun, sehingga uang tersebut akan menjadi Rp 33.000 2. Jadi uang sekarang Rp 30.000 nilainya sama dengan Rp 33.000 pada akhir tahun. ISTILAH YANG DIGUNAKAN : Pv = Present Value (Nilai Sekarang) Fv = Future Value (Nilai yang akan datang) I = Bunga (i = interest / suku bunga) n = tahun ke- An = Anuity SI = Simple interest dalam rupiah P0 = pokok/jumlah uang yg dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu. BUNGA adalah sejumlah uang yang dibayarkan atau dihasilkan sebagai kompensasi terhadap apa yang dapat diperoleh dari penggunaan uang. I. BUNGA SEDERHANA (simple interest) Adalah bunga yang dibayarkan/dihasilkan hanya dari jumlah uang mula-mula atau pokok pinjaman yang dipinjamkan atau dipinjam. SI = P0(i)(n) Nilai yang akan datang Future value (terminal value) adalah nilai uang yang akan datang dari satu jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang, yg dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu. FV = P0+ SI= P0+ P0(i)(n) Nilai Sekarang (present value) Adalah nilai sekarang dari satu jumlah uang/satu seri pembayaran yang akan datang, yang dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu. Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang baru dimiliki beberapa waktu kemudian. FVn = P0+ P0(i)(n) PV0 = P0= II. BUNGA BERBUNGA (COMPOUND INTEREST) Adalah bunga yg dibayarkan/dihasilkan dari bunga yg dihasilkan sebelumnya, sama seperti pokok yang dipinjam/dipinjamkan. 1. Nilai Majemuk (coumpaund value / ending amount) dari sejumlah uang merupakan penjumlahan dari uang pada permulaan periode. (Modal Pokok + Bunga pada periode tersebut). Atau menghitung jumlah akhir pada akhir periode dari sejumlah uang yang dimiliki sekarang. FV = Pv + I FV = Pv + Pvi FV0 = Pv(1+i)n atau FVn = Pv(FVIFi,n) 2. Nilai Sekarang (Present Value) Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang baru akan dimiliki beberapa waktu kemudian PV = FV / (1+i)n 3. Nilai Majemuk dari Annuity Anuity adalah deretan pembayaran dengan jumlah uang yang sama selama sejumlah tahun tertentu. 4. Nilai Sekarang dari Annuity Contoh soal : 1. Bila uang ditabung pada tanggal 21 September 2006 sebesar Rp 1.000.000,- dengan tingkat bunga 10 % / tahun, berapa uang yang dapat di ambil pada tanggal 21 September 2009. 2. Setiap akhir tahun, di mulai pada akhir tahun 2006. Kita menabung uang sejumlah Rp 1.000.000,- selama 3 tahun. Dengan tingkat bunga 10 % / tahun, Berapa uang yang dapat di ambil pada akhir tahun ke-3 (2009) 3. pada akhir tahun 2009. Tn. Andi merencanakan membutuhkan dana sebesar Rp 3.310.000,-. Berapa Tn. Andi harus menabung setiap akhir tahun selama 3 tahun dalam jumlah yang sama di mulai pada akhir tahun 2006. 4. Berapa uang yang harus ditabung pada tanggal 21 September 2006 untuk mendapatka n uang sebesar Rp 1.331.000,- pada tanggal 2009, dengan tingkat bunga 10 %/ tahun. 5. Berapa uang yang harus ditabung pada tanggal 31 Desember 2006 agar setiap akhir tahun kita dapat mengambil uang sebanyak Rp 1.000.000,- selama 3 tahun dengan tingkat bunga 10 % / tahun. (Pengambilan di mulai pada akhir tahun 2007). 6. Bila uang ditabung pada tanggal 31 Desember 2005 sebesar Rp 2.486.852,- dengan tingkat bunga 10 % rhassan.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/8699/Minggu+3.rtf

Search Engine Optimization (SEO)

Optimisasi mesin pencari (bahasa Inggris: Search Engine Optimization, biasa disingkat SEO) adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut. Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung. Sejalan dengan makin berkembangnya pemanfaatan jaringan internet sebagai media bisnis, kebutuhan atas SEO juga semakin meningkat. Berada pada posisi teratas hasil pencarian akan meningkatkan peluang sebuah perusahaan pemasaran berbasis web untuk mendapatkan pelanggan baru. Peluang ini dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menawarkan jasa optimisasi mesin pencari bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki basis usaha di internet. Sejarah SEO Menurut Danny Sullivan, istilah search engine optimization pertama kali digunakan pada 26 Juli tahun 1997 oleh sebuah pesan spam yang diposting di Usenet. Pada masa itu algoritma mesin pencari belum terlalu kompleks sehingga mudah dimanipulasi. Versi awal algoritma pencarian didasarkan sepenuhnya pada informasi yang disediakan oleh webmaster melalui meta tag pada kode html situs web mereka. Meta tag menyediakan informasi tentang konten yang terkandung pada suatu halaman web dengan serangkaian katakunci (keyword). Sebagian webmaster melakukan manipulasi dengan cara menuliskan katakunci yang tidak sesuai dengan konten situs yang sesungguhnya, sehingga mesin pencari salah menempatkan dan memeringkat situs tersebut. Hal ini menyebabkan hasil pencarian menjadi tidak akurat dan menimbulkan kerugian baik bagi mesin pencari maupun bagi pengguna internet yang mengharapkan informasi yang relevan dan berkualitas. Larry Page dan Sergey Brin,dua mahasiswa doktoral ilmu komputer Universitas Stanford, berusaha mengatasi permasalahan tersebut dengan membangun Backrub, sebuah mesin pencari sederhana yang mengandalkan perhitungan matematika untuk memeringkat halaman web. Algoritma tersebut, yang dinamakan PageRank, merupakan fungsi matematika yang kompleks berupa kombinasi antara perhitungan jumlah link yang mengarah pada suatu halaman web dengan analisis atas kualitas masing-masing link tersebut. Berdasarkan prinsip kerja PageRank, secara umum bisa dikatakan bahwa halaman web yang memperoleh peringkat tinggi adalah halaman web yang banyak di-link oleh halaman web lain. Nilai PageRank juga akan semakin tinggi apabila halaman web yang mengarah kepadanya juga memiliki kualitas yang tinggi. Nilai sebuah link dari situs berkualitas tinggi sepertiYahoo! atau DMOZ dapat bernilai lebih tinggi daripada kombinasi nilai link dari seratus situs web berkualitas rendah. Backrub hanyalah sebuah permulaan. Pada tahun 1998 Page dan Brin mendirikan Google yang merupakan versi tingkat lanjut dari Backrub. Dalam waktu singkat Google memperoleh reputasi dan kepercayaan dari publik pengguna internet karena berhasil menyajikan hasil pencarian yang berkualitas (tidak dimanipulasi), cepat, dan relevan. PageRank lantas menjadi standar baik bagi mesin pencari lain maupun bagi webmaster yang berusaha agar situs webnya memperoleh nilai PageRank setinggi mungkin sehingga menempati posisi tertinggi pada hasil pencarian. http://id.wikipedia.org/wiki/Optimisasi_mesin_pencari Tujuan Search Engine Optimization Sudah kita ketahui bahwa Optimasi Search Engine merupakan hal yang sangat penting jika ingin berhasil di dunia internet. Yang jarang disadari adalah menetapkan tujuan utama dari Search Engine Optimization (SEO). Jika kita salah, SEO justru akan memakan banyak waktu dan uang, tanpa hasil yang berarti. Jika dilakukan dengan benar, SEO dipastikan akan sangat membantu bisnis anda. Tujuan SEO sangat simpel yaitu menarik pengunjung baru ke situs anda, membuat web menjadi mudah ditemukan oleh “pengunjung yang tepat” serta mencoba menyelaraskan prospek dengan apa yang kita tawarkan. SEO bukanlah suatu cara agar kita dapat di list untuk semua keyword yang mungkin. Banyak orang berusaha untuk mendapatkan rangking search engine yang tinggi, untuk keyword sebanyak mungkin. Ini bukan saja pekerjaan yang sangat banyak, tapi juga membuang-buang waktu. Listing untuk keyword sebanyak mungkin bukan sesuatu yang penting. Yang penting adalah website anda dapat di list untuk keyword yang tepat dan ‘mengubah’ pengunjung website anda menjadi pembeli. http://www.sunaryohadi.info/search-engine-optimization-tujuan.htm

Strategi E-Business

Strategi praktis bagi perusahaan untuk membangun kepercayaan antara lain: • Menunjuk pihak ketiga. • Kirimkan produk yang di beli sesuai dengan spesifikasi yang dijanjikan dan tepat waktu dalam keadaan baik. • Berikan jaminan kepada konsumen, Terdapat tujuh prinsip untuk membangun kepercayaan itu: 1. Trust is not blind, 2. Trust need boundaries, 3. Trust demand learning, 4. Trust is tough, 5. Trust needs bonding, 6. Trust needs touch, 7. Trust requires leaders, Prilku Konsumen • Keingintahuan terhadap perkembangan atau trend baru • Keinginan untuk melakukan perbandingan • Keinginan untuk meneliti • Keinginan untuk menggunakan teknologi dalam memperoleh informasi produk dan melakukan transaksi secara efektif Karakter konsumen ebisnis • Kritis terhadap penawaran-penawaran produk • Sensitif terhadap harga • Sensitif terhadap kualitas • Menuntut jaminan atau garansi atas produk Perubahan pola dari sistem tradisonal menuju e-Business • Pola Belanja • Pola pemilihan barang • Pola transaksi • Pola konsumsi • Pola perolehan produk • Pola pembayaran • Pola komunikasi antara penjual dan pembeli Strategi ebisnis • Cost Leadership Strategy • Differentiation Strategy • Focus Strategy • Growth Strategy • Alliance Strategy • Inovation strategy • Internal efficiency Strategy • Costumer Oriented Strategy Sensitifitas Harga • Nilai yang unik • Subsitusi • Konsumen akan sangat peka terhadap pengeluaran total • Penyajian biaya • Harga vs mutu • Persediaan produk sangat mempengaruhi elastisitas harga Menurut Berryman (1988) ada 3 strategi efektif untuk e-business, yakni : 1. Seller-controllred electronic market place, dalam pasar ini pasar elektronik dibentuk oleh penjual (vendor) tunggal yang mencari banyak pembeli. Tujuannya adalah untuk menciptakan atau mempertahankan nilai dan kekuatan pasar dalam setiap transaksi. Sebagai contoh, situs Cisco System drancang khusus agar memudahkan pelanggan dan calon pelanggan dalam mendapatkan informasi mengenai produk, harga, status pemesanan dan pengiriman, 2. Buyer-controlled electronic marketplace, pasar elektronik dibentuk oleh satu atau lebih pembeli dengantujuan mengalihkan kekuatan dan nilai dalam pasar kepada pihak pembeli. Sebagai contoh, Japan Airlines yang merupakan pembeli dengan jumlah besar untuk in-flight consumable items (seperti tas plastik untuk sampah dan cangkir sekali pakai) memasang pengumuman online guna mendapatkan pasokan yang paling tepat. 3. Neutral electronic marketplace, pasar elktronik dibentuk oleh perantara pihak ketiga untuk mempertemukan antara penjual dengan banyak pembeli. Contohnya adalah FastParts yang membantu transaksi penjualan komponen elektronik yang stoknya berlebihan. FastParts menerima pemberitahuan adanya stok dari produsen, kemudian mempertemukan. http://ipandarmanto3rut.blogspot.com/2011/01/strategi-ebusiness.html

Proses Perencanaan Sistem e-Business

Proses perencanaan sistem e-bisnis, sebelum membangun sistem ebisnis terlebih dahulu perhatikan langkah-langkah yang harus ditempuh yaitu : Mendaya gunakan komputer personal, jaringan komputer dan internet seoptimal mungkin. Membangun halaman web untuk membangung jalinan komunikasi antara perusahaan dengan konsumen secara efektif dan fleksibel. Membangun SI e-Bisnis yang efektif Mengembangkan SI yang bersifat inter platform http://www.scribd.com/doc/49868882/02-Tahap-Tahap-Pembangunan-Sistem-e-Business Setelah semua terpenuhi di atas barulah kita melangkah dalam tahap pembangunan system e-bisnis.  Rencana kapasitas infrastruktur e-Bisnis disesuaikan dengan rencana pengembangan lanjut sistem e-Bisnis :
 Aspek kapasitas bisnis seperti :
 Analisis aspek konsumen: Membuat model perilaku: CBMG Memperkirakan/merancang perubahan-perubahan pada CBMG
 Aspek inspraktuktur :
 Prakiraan beban kerja :
 Perencanaan kapasitas infrastruktur e-Bisnis Membuat rencana modifikasi/upgrading komponen-komponen infrastruktur secara bertahap Pengambilan keputusan teknis infrastruktur: Menggunakan Model Kinerja sistem untuk mempertimbangkan keputusan: Scaling Up Penggantian dengan mesin berkapasitas lebih besar Scaling Out Penambahan mesin dengan kapasitas yang sama (mirroring, replikasi, mesin paralel, dsb.) irepuspa.staff.jak-stik.ac.id/files/sistem-informasi-manajemen.ppt

Consultan Teknologi Informasi Komputer

Konsultan adalah seorang tenaga profesional yang menyediakan jasa nasihat ahli dalam bidang keahliannya, misalnya akuntansi, lingkungan, biologi, hukum, dan lain-lain. Perbedaan antara seorang konsultan dengan ahli 'biasa' adalah sang konsultan bukan merupakan karyawan di perusahaan sang klien, melainkan seseorang yang menjalankan usahanya sendiri atau bekerja di sebuah firma konsultasi, serta berurusan dengan berbagai klien dalam satu waktu. http://id.wikipedia.org/wiki/Konsultan Jadi Konsultan teknologi informasi komputer adalah perorang atau group yang professional dalam jasa komputer yang membantu menyelesaikan persoalan seputar komputer seperti : Pembuatan Software & Database yang Menyediakan jasa pembuatan aplikasi program spesifik untuk berbagai keperluan manajemen informasi yang dimiliki oleh sebuah perusahaan. Menggunakan bahasa pemrogram terbaru seperti VB.Net, C#, C++, Java, Visual Basic, SQL Server, Delphi, GIS, MapInfo, MapServer, Arcview, dll. Pembuatan Web Design & Programming yang menangani masalah Pengembangan aplikasi web yang menarik dan dinamis. Memperhatikan faktor usability, navigasi dan efisiensi dalam membangun website anda sehingga mudah diakses oleh konsumen/pengunjung. Menggunakan teknologi mutakhir seperti Ajax, PHP, ASP.Net, Java, JSP, framework lainnya dan animasi Flash menjadikan website anda lebih menarik dan unggul. Penanganan masalah Training/Pelatihan di bidang training untuk para professional IT seperti : • Inhouse Training • Special Training Program • Certified Instructors • Pendampingan Pasca Training. http://www.radestech.com/

3 Elemen Bisnis

Ilmu ini diharapkan agar di Indonesia ini akan banyak wirausahawan yang ber-elemen tipe E. Intisar imateri ini diambil dari buku E-Myth, karangan Michael Gerber.Materi dimodivikasi dengan gaya bahasa yang lebih mudah dan sederhana. Michael Gerber melakukan survey dari 1 juta UKM di US.Berikut datanya Quote: 40% Bisnisjatuh (tutup) di tahunke 2; 80% jatuh di tahunke 5; 96% jatuh di tahunke 10; Hanya 4% yang mampu bertahan, Kenapa? Sebelum menjawab, mari kita kenali 3 elemen bisnis dalam diri kita: Quote: 1. TEKNISI (T), "hidup di masa SEKARANG", seperti koki di RM, montir di bengkel, banci di salon. Tanpa T, bisnis tak jalan! 2. MANAJER (M), "hidup di masa LALU", menganalisa data-data atau laporan, guna melakukan efisiensi dan menyelesaikan masalah. 3. ENTREPRENEUR (E), "hidup di masa DEPAN", melihatdanmencaripeluang, merencanakan, berkreasi, inovasi, pemimpi! Ketiga elemen itu ada dalam diri kita sebagai seorang pebisnis, hanya saja prosentasinya berbeda-beda. Awal berbisnis, mungkin komposisinya T=70%, M=20%, E=10%. Bacalah kisah berikut ini. Kisah: Joko adalah seorang montir. Karena keahliannya memperbaiki motor, Joko membuka bengkel motor JOKO MOTOR. Apa yang terjadi jika Joko tetap mempertahankan komposisi itu? Apalagi NAMA Joko adalah MEREK dari bengkel tersebut. Awalnya mungkin Joko bangga karena pelanggan sangat (dan hanya) percaya pada Joko. Jika Joko sakit, pelanggan memilih menunggu. Awalnya mungkin Joko enjoy-enjoy saja, namun setelah 1-2 tahun, mulai kejenuhan itudatang. Bengkel itu adalah Joko! Joko sakit, bengkel sakit. Tak selesai disitu, karena terlalu bangga dengan kemampuan teknis, Joko jadi lupa tentang 'servis'. Tempat tak nyaman, layanan buruk. Mulailah tetangga samping membuka bengkel serupa. Montirnya mungkin tak sehebat Joko, namun saat Joko sakit, saatnya mereka menyusup. Ternyata not bad jugatuh, apalagi servisnya lebih bagus, ruangan aircon, the atau kopi gratis. Mulailah pelanggan berpaling. Joko merasa kebakaran jenggot, "Kurang ajar bengkel sebelah, nyerobot pelangganku!".Kafilah tetap berlalu Sementara Joko masih pede (campur sombong) menepuk dada Tak berapa lama, bengkel tetangga membuka cabang di tempat lain, lebih besar, lebih nyaman, lebih komplit alat-alatnya! Branding adalah keterlihatan, makin banyak cabang, makin terlihat. Sementara bengkel Jokohanya 1, tetap kumuh dan arogan. Bengkel Joko tanyake orang 'pinter', katanya ditutupi 'makhluk halus'. Ehh... percaya juga! Kemenyan dan sesajipun tetap tidak mempan. 1 tahun 9 bulan 10 hari, TUTUP deh! Dasar nasib Teknisi... Itulah balada Teknisi yang selalu menepuk dada, tak mau mentransformasi dirinya. Harusnya bagaimana? Jika Anda mau terhindar dari tragedi teknisi, Anda harus mentransformasi diri Anda dari T ke M dan kemudian ke E! Tidak ada patokan akurat berapa lama harus bertahan di posisi T sebelum pindah keposisi M dan E. Tergantung titik awal masing-masing orang.Untuk pemula, usahakan sebelum 2 tahun sudah mulai mengurangi porsi di T dan mulai beralih ke M. Buatlah sistem! Faktor penghambat seseorang pindah dari T ke M atau E adalah EGO, karena merasa tidak ada sepandai dirinya."Taka da yang bisa membuat masakan seperti punyaku". Come on sis, pesawat terbang saja sudah bisa dibuat, apalagi sekedar pindang! Jika dulu Anda berucap, "Kalo gakada AKU, gak jalan"... Saatnya berucap,"Kalaugakada KAMU, gakjalan" -->sambilmenepukbahuTeknisikita. ItulahtahapManajer Kalau Entrepreneur? "Akugakmautahu, pokoknyaharusjalan!" he he he.... Katakanlah di tahun kedu aAnda bisa transformasi menjadi 20%T, 50%M, 30%E, itu sudah bagus. Caranya?Mulai ikuti training manajemen, delegasikan pekerjaan teknis kepada bawahan Anda yang teknisi. Di tahunke 3, 0%T, 20%M, 80%E, kerja Anda bermain golf, ikut pameran, asosiasi, training, membaca tren melalui majalah, networking. Sekalilagi, takadapatokanbrapa lama Anda harus melakukan transformasi. Resiko jika Anda terlalu lambat melakukan transformasi adalah mengalami kejenuhan (kehilangan momentum) dan tak dapat melihat peluang. Bisakah langsung lompat ke E? Bisa saja, beli franchise yang benar-benar memiliki sistem yang sudah stabil atau rekrut orang-orang yang kompeten di bidangnya.Tentu saja semua itu ada harganya. http://blog.um.ac.id/julieinna/2011/12/13/3-elemen-bisnis/

Konsep dan Fungsi Bisnis

Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari Bisnis sebagai suatu system yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society) [Huat, T Chwee,1990] Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan[Griffin & Ebert] Dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa : Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang dan jasa (create of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi. Aspek-aspek bisnis: • Kegiatan individu dan kelompok • Penciptaan nilai • Penciptaan barang dan jasa • Keuntungan melalui transaksi Fungsi bisnis dilihat dari kepentingan mikro ekonomi dan makro ekonomi 1. Fungsi Mikro Bisnis Kontribusi terhadap pihak yang berperan langsung • Pekerja/ Karyawan Pekerja menginginkan gaji yang layak dari hasil kerjanya sementara manajer menginginkan kinerja yang tinggi yang ditunjukkan besarnya omzet penjualan dan laba • DewanKomisaris Memantau kegiatan dan mengawasi manajemen, memastikan kegiatan akan berjalan mencapai tujuan. • Pemegang Saham Pemegang saham memiliki kepentingan dan tanggung jawab tertentu terhadap perusahaan 2. Fungsi Makro Bisnis Kontribusi terhadap pihak yang terlibat secara tidak langsung • Masyarakat sekitar perusahaan Memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan • BangsadanNegara Tanggung jawab kepada bangsa dan Negara yang diwujudkan dalam bentuk kewajiban membayar pajak  Elemen dan Sistem Bisnis  Modal (capital) Sejumlah uang yang digunakan dalam menjalankan kegiatan bisnis  Bahan-bahan(materials) Merupakan factor produksi yang diperlukan dalam melaksanakan aktifitas bisnis untuk diolah menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat  SumberDayaManusia(SDM) KualifikasiSDM : Memiliki kemampuan kompetitif dan berkualitas tinggi  Ketrampilan Manajemen (Management Skill) Sistem manajemen yang dijalankan berdasarkan prosedur dan tata kerja manajemen  Karakteristik Sistem Bisnis  Kompleksitas & keanekaragaman  Saling ketergantungan  Perubahan dan inovasi  Bentuk dasar kepemilikan bisnis  Perusahaan perseorangan,  persekutuan,  perseroan,  koperasi. http://elib.unikom.ac.id/download.php?id=40034